Connect with us

Kesehatan

Kecewa Dengan Pelayanan Kesehatan, Ini Ungkapan Seorang Influencer

Kecewa Dengan Pelayanan Kesehatan, Ini Ungkapan Seorang Influencer
Photo: © Disediakan oleh IDN times

VAZNEWS.COM  Andra Alodita adalah influencer atau blogger yang mengungkapkan kekecewaanya dalam pelayanan medis di Medsos hingga viral.


Kecewa Dengan Pelayanan Kesehatan, Ini Ungkapan Seorang Influencer. Andra Alodita begitu kecewa dengan pelayanan kesehatan di Indonesia. Pasalnya ia mendapat pelayanan yang tidak sesuai dari berbagai pengalaman medis yang ia jalani dari tahun 2008 hingga 2014 selama di Jakarta.

Curhatan Alodita di media sosial pun kini tengah viral. Curhatan Alodita kemudian ditanggapi oleh dokter Mesty Ariotejo. Menurut dr Mesty, pengalaman pribadi Alodita tidak bisa merepresentasikan pelayanan dokter dan kesehatan di seluruh Indonesia.

Setelah mendapatkan tanggapan dari dr Mesty, Alodita kemudian mengklarifikasi perkataanya dan meminta maaf melalui akun @alodita.

“Hello teman-teman semua, yang mungkin baru mampir ke instagram saya (@alodita) karena instagram stories teman lama saya @Mestyariotedjo. Saya juga sudah mencoba menghubungi Mesty karena ingin meluruskan tulisan-tulisan saya.


Baca Juga :


Pada kesempatan ini saya ingin meminta maaf yang sedalam-dalamnya jika ada perkataan dan cara penulisan saya beberapa hari lalu tentang pengobatan di Penang yang dirasa mendiskreditkan pihak-pihak maupun profesi tertentu. Saya mohon maaf” kata alodita pada akun instagram pribadinya.

Melihat hal ini, praktisi kesehatan dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Ari Fahrial Syam juga ikut memberikan tanggapan. Menurut dr Ari, kekecewaan terhadap medis ini dapat terjadi di manapun, tidak hanya di Indonesia.

“Nah, ini kan namanya kekecewaan, setiap orang atau siapapun bisa kecewa. Tapi harus tahu juga yang namanya pelayanan kesehatan di mana-mana juga bisa seperti itu. Di Singapura, Malaysia, bahkan Amerika juga banyak dokter-dokter yang dituntut. Artinya ini suatu hal yang dapat terjadi di mana-mana” kata dr Ari pada Sabtu (5/10/2019).

Baca Juga: Isu Impor Daging Haram di Indonesia

Menurut dr Ari, merasa kecewa boleh-boleh saja. Akan tetapi, tidak bisa dengan satu kekecewaan lalu menggeneralisasi jika semua dokter di Indonesia itu sama.

dr Ari juga menyampaikan jika hal ini bisa menjadi masukan bagi para dokter untuk kedepannya. Ia mendorong kepada para dokter untuk aktif juga di sosial media. Kemudian menyampaikan kelebihan dan meluruskan berbagai kesalahpahaman di dunia medis kepada masyarakat.

Klik tompol ← → (panah) untuk menjelajah!

Advertisement
Comments